Monday, October 10, 2011

Silam


Maaf.
tapi pikirku semua ini telah terlambat.
waktu terus merenggut kata-kataku, tak ada lagi kata kembalikan waktu.
seperti sedia kala. kau dan aku. kita.
itu takkan pernah bisa terubah.
kata ini telah tertarik waktu
namun apa dayaku
aku tak mungkin bisa membenci waktu

Kau, Aku, Kita
bisakah seperti dulu
akankah kau disampingku
tertawa bersama, menangis?
suka? duka?

Mungkin
ya mungkin
bila waktu merestui kita kembali ke silam
kan kuubah semua
kataku, tingkahku, pada kau
agar kau, aku, kita
tetap bersama
sekarang, kelak..





No comments:

Post a Comment

Makasih udah sudi baca, sekarang saatnya kamu tulis komen. thanks maksimal.
:)